KARAWANG-TRIKUPDATE.CLIK | Dinamika pendidikan tinggi di Kabupaten Karawang memasuki babak baru yang sarat optimisme. Di tengah pesatnya pertumbuhan daerah, Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang terus mengukuhkan posisinya sebagai pilar utama dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Jawa Barat.
Memasuki periode kepemimpinan 2026–2030, jabatan Rektor UBP Karawang resmi diemban oleh Assoc. Prof. Dr. H. Budi Rismayadi, S.E., M.M. Momentum ini diharapkan mampu membawa semangat perubahan sekaligus mendongkrak mutu pendidikan tinggi di wilayah tersebut.
Dalam keterangannya, Rektor UBP Karawang menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem kampus yang lebih berkualitas, adaptif, dan kompetitif. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi muda inovatif yang siap menjawab tantangan era digital.
“Universitas harus menjadi pusat lahirnya SDM yang berkualitas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan bangsa,” ujar Budi Rismayadi, Rabu (20/5/2026).
Budi menambahkan, dunia pendidikan saat ini tidak boleh hanya bertumpu pada aspek akademik semata. Tantangan zaman yang dinamis menuntut penguatan karakter, kemampuan berinovasi, kolaborasi, serta kesiapan penuh menghadapi pesatnya perkembangan teknologi.
Melalui visi ini, UBP Karawang dibidik untuk menjadi garda terdepan dalam membangun dunia pendidikan yang kompetitif. Pihak manajemen optimistis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul di ranah domestik, tetapi juga mampu bersaing di kancah global.
Guna mewujudkan target tersebut, UBP Karawang berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan:
- Pemerintah Daerah sebagai regulator dan mitra strategis.
- Dunia Usaha dan Industri (DUDI) untuk penyelarasan kurikulum.
- Masyarakat sebagai ruang pengabdian dan penerapan ilmu.
Langkah ini diambil demi menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja. Apalagi, Kabupaten Karawang dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar dengan potensi generasi muda produktif yang sangat melimpah.
“Kebangkitan pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara kampus, pemerintah, dunia industri, dan masyarakat agar pendidikan benar-benar mampu melahirkan perubahan positif,” tambah Budi.
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh civitas akademika UBP Karawang untuk mentransformasikan semangat ini menjadi motivasi kerja nyata. Semangat tersebut diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas riset, pengabdian masyarakat, dan pengembangan inovasi di lingkungan kampus.
Dengan kombinasi semangat perubahan dan kolaborasi lintas sektor, UBP Karawang optimistis mampu mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Jawa Barat yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia. ***
Pewarta: RSK



