spot_img

Hujan Bukan Halangan, Ratusan Pensiunan PNS Karawang Demo Tuntut Pencairan Dana KORPRI

KARAWANG-TRIKUPDATE.CLIK | RATUSAN pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemda Karawang, Senin (12/1/2026). Massa menuntut kejelasan terkait dana KORPRI yang diduga akan dipotong hingga 50 persen.

Aksi yang dimulai sejak pagi hari ini berlangsung dramatis. Meski diguyur hujan lebat hingga petang, para purna tugas ini tetap bertahan di depan gerbang Pemkab Karawang. Mereka membawa tuntutan agar uang KORPRI senilai Rp14 juta per orang dicairkan sepenuhnya tanpa potongan.

Berita Lainnya  KTP Dilempar dan Dibentak Dokter, Pasien Puskesmas Cetarip Bandung Tumbang Hingga Pingsan

“Kabar yang kami terima hanya akan dicairkan Rp7 juta. Kami menolak keras. Itu adalah hak kami yang dikumpulkan selama bertahun-tahun masa kerja,” ujar salah satu koordinator aksi di lokasi.

Menurutnya, dana tersebut sangat krusial bagi para pensiunan, terutama untuk menopang biaya kebutuhan pokok dan biaya pengobatan di usia senja. Mereka mendesak agar pengurus KORPRI Karawang bersikap transparan mengenai pengelolaan anggaran dan memberikan kepastian tanggal pencairan.

Berita Lainnya  Langkah Berani Bupati Aep Kunci 88 Ribu Hektare Sawah Demi Amankan Status Karawang Lumbung Pangan Nasional

“Kami akan terus memperjuangkan hak ini. Kami berharap pengurus KORPRI dan Pemerintah Daerah tidak menutup mata atau mengabaikan nasib kami,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, suasana di depan Kantor Pemda Karawang masih terpantau kondusif meski massa masih menunggu kepastian. Di sisi lain, belum ada pernyataan resmi atau keterangan pers dari pihak KORPRI maupun perwakilan Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menanggapi tuntutan para pensiunan tersebut. ***

Berita Lainnya  Penyebab Lonjakan Tagihan Listrik Dishub Karawang Disebabkan Peralihan Pembayaran Dari Bapenda

Pewarta: OneDee

 

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

spot_img

NASIONAL

DAERAH

REKOMENDASI

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

BIROKRASI

INVESTIGASI

ARTIKEL POPULER