spot_img

Pengakuan Kontraktor Yang Memberi Ijon Ke Mantan Sekdisdikbud Karawang Berpotensi Menjeratnya Sendiri

KARAWANG – TRIKUPDATE.CLIK | Beredarnya pengakuan salah seorang pengusaha yang diduga telah memberikan ijon uang proyek kepada mantan Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Karawang senilai Rp 30 juta sejak Tahun 2024, tetapi proyek yang dijanjikan tidak kunjung diterima oleh yang bersangkutan.

CM yang juga terkakhir diketahui sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan diduga menerima ijon proyek melalui dari kontraktor berinisal Y melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan berinisial D.

Dalam keterangan persnya D blak – blakan mengakui menerima dugaan ijon proyek atas dasar perintah dari CM. Atas permasalahan tersebut, D merasa kebingungan, karena harus menanggung beban untuk memenuhi janji atau mengembalikan uang yang diduga telah diserahkan oleh Y.

Berita Lainnya  Dugaan Kebocoran Anggaran: Proyek Hibah Kejari Karawang Jadi Temuan BPK

Menyikapi persoalan tersebut, Wakil Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat (LMP Mada Jabar), Andri Kurniawan berpendapat. Bahwa sebenarnya D sebagai Kasubag Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang, tidak perlu terlalu pusing memikirkan bagaimana memenuhi janji mantan pimpinannya. Karena permasalahan ini merupakan tanggung jawab individu yang melibatkan D sebagai bawahan. Selasa, (10/3/2026).

Berita Lainnya  Pria di Indramayu Laporkan Dugaan Pengeroyokan di Perumahan Nelayan Eretan Kulon

“Kalau pun ini menjadi persoalan hukum, saya kira keduanya. Yaitu penerima dan pemberi akan sama – sama kena. Karena keduanya secara sadar patut diduga telah mentransaksionalkan kegiatan yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sehingga patut diduga masuk unsur gratifikasi, bahkan suap,” Tegasnya

Lebih lanjut, Andri menjelaskan, “Begitu juga dengan Kadis dan Sekdis yang sekarang menjabat. Saya sarankan, tidak perlu ambil resiko, dengan memback up atau mengcover. Baik dalam bentuk memberikan proyek atau penggantian uang. Sebab dengan begitu, dikhawatirkan masuk dalam permasalahan,”

Berita Lainnya  KETUM IWOI ULTIMATUM UNSIKA: Minta Maaf 2x24 Jam atau Hadapi Demo Massa

“Saya support Disdikbud Karawang agar tetap tegak lurus dalam menjalankan organisasi, tanpa terbebani oleh beban – beban masa lalu yang dapat menimbulkan permasalahan bagi pejabat baru. Ada pun soal kegiatan pengadaan barang dan jasa, laksanakan secara profesional. Karena saya memiliki keyakinan, jajaran pejabat Disdikbud Karawang sekarang merupakan orang – orang yang memiliki integritas tinggi,” pungkasnya.***

Pewarta: RSK

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

spot_img

NASIONAL

DAERAH

REKOMENDASI

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

BIROKRASI

INVESTIGASI

ARTIKEL POPULER